Home / Event / Banjir Pujian Nongsa Regatta 2019 Resmi Di Tutup

Banjir Pujian Nongsa Regatta 2019 Resmi Di Tutup

BATAM – Nongsa Regatta 2019 selesai digelar. Semua tampak puas dengan kesuksesan event tahunan tersebut. Bukan hanya penyelenggara, tetapi pengunjung dan peserta pun tampak gembira dengan adanya kegiatan yang memasuki episode ke-4 ini. Salah satunya pemenang asal Selangor Malaysia yang bermain di kelas Optimis Class F, Aina Zulaikha binti Azizul Rahman. Dia mengatakan, melalui Nongsa Regatta 2019 ia bisa menikmati salah satu sisi terindah Pulau Batam. Sebab, event ini mengajak para peserta untuk menyusuri alur perairan Nongsa. “Nongsa sangat mendukung untuk kegiatan ini. Ombaknya bagus, begitu pun dengan kondisi infrastuktur di lokasi, Pelabuhannya sudah sangat cocok untuk kapal-kapal kami bersandar,” ujarnya saat ditemui dalam acara makan malam penutupan Nongsa Regatta, Minggu (27/1).

 

Aina mengaku terpesona dengan keunikan pantai Nongsa. Dari sini, seluruh peserta bahkan bisa melihat Negara Singapura dengan jelas. Saat malam tiba, pantai ini terlihat indah sekali. Banyak pula penginapan dan hotel bertaraf internasional yang bisa disewa untuk bermalam. “Sangat asik untuk kembali lagi bersama keluarga,”kata Aina. Hal senada diungkapkan Kurt Metzger dari Waka Terre Club. Ekspatriat di Singapura asal Amerika Serikat menjadi salah satu orang yang ketagihan pada Nongsa Regatta. Tahun lalu, ia sudah ambil bagian dan menyelesaikan tujuh balapan. Menurutnya, angin di pantai Nongsa selalu konsisten. Faktor alam sangat mendukung kegiatan tersebut.  ”Sehebat apa pun keterampilan yang kita miliki, tetap menjadi sia-sia jika tidak didukung dengan kondisi alam yang memadai. Tahun ini saya kembali meramaikan Nongsa Regatta karena saya tahu ombak dan angin di sini sangat bagus. Nongsa is the best!” pujinya.

Diakui Metzger, ada kesan tersendiri saat mengikuti Nongsa Regatta. Meski melelahkan, ia selalu berusaha tampil dengan aksi-aksi seru yang menantang. Kali ini cuaca cukup bersahabat. “Saya berterimakasih atas terselengaranya Nongsa Regatta 2019. Terima kasih juga kepada pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian Pariwisata yang juga sudah mendukung kegiatan ini. Kami akan kembali lagi sepanjang event ini terus digelar. Mungkin nantinya tidak jadi peserta, tetapi bisa sekedar berlibur menikmati keindahan Nongsa,” ungkapnya. Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau Boeralimar mengatakan, dari tahun ke tahun gelaran Nongsa Regatta berjalan semakin baik. Tak heran jika jumlah peserta pun terus bertambah. Tahun ini, sekitar 78 wisman turut berpartisipasi plus dengan keluarganya diprediksi menembus angka 234 Wisman.

“Event ini sangat baik karena terus meningkat dengan skala internasional.  Dengan mengacu World Sailing Racing Rules of Sailing 2017-2020, Nongsa Regatta 2019 telah menerapkan regulasi internasional baru. Mencakup OMR, Texel Rules, dan One Design kapal sesuai kelas masing-masing. Itu artinya bobot acaranya diakui dunia. Ini sangat mengangkat Kepri,” jelasnya. Asdep Bidang Pemasaran I Regional I Kemenpar Dessy Ruhati yang hadir di acara penutupan mengatakan, Nongsa Regatta terus bergerak ke arah yang lebih baik. Dari segi peserta, event ini sudah menunjukkan peningkatan dengan mnculnya peserta domestik. Yaitu atlet nasional dari Papua dan tuan rumah.

“Kami optimis slot lokal bisa dimaksimalkan pada musim race 2020 nanti. Kita akan bidik atlet layar SEA Games dan Asian Games, serta pemula nasional. Yang jelas, kami menyambut gembira kehadiran peserta lokal, event ini menjadi salah satu atraksi yang bisa mendatangkan Wisman Crossborder di Batam atau Kepri secara keseluruhan. Karena Nongsa Regatta berpotensi mendatangkan Wisman,”kata Dessy, didampingi Kabid Pemasaran Area II Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpar Trindiana M Tikupasang.Dessy menambahkan, Nongsa Regatta 2019 diramaikan oleh 4 negara yaitu Singapura, Inggris, Amerika Serikat dan New Zealand. “Kita patut mengapresiasi peserta Nongsa Regatta 2019. Mereka luar biasa. Mereka bahkan datang bersama keluarga. Dengan kata lain, event ini sekaligus jadi pintu masuk wisatawan mancanegara ke Croasborder Kepri. Karena semua kita tahu Kemenpar tahun 2019 ini mentargetkan kunjungan 20 juta Wisman dan Kepri salah satu pintu masuk Wisman ke tanah air kita tercinta ini,”kata Dessy. (Sumber Kemenpar)

 

www.amazingkepri.com

Check Also

Informasi Penerbangan Lion Air JT-610 Rute Soekarno-Hatta, Tangerang ke Pangkalpinang

TANGERANG, BANTEN  – 29    Oktober 2018. Penerbangan Lion Air  nomor penenerbangan JT 610 dengan rute penerbangan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: